Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Selamat Pagi Pembantu Ku Toket Brutal 1
Biodataviral.com - Dua malam sudah kami menginap di rumah kebun milik Om Tei. Dua malam yang penuh dengan cinta dan gelora birahi. Dua malam pula aku terus berusaha membujuk agar Bahar mau singgah di mess sepulangnya nanti dari kebun ini. Tapi dia tetap bersikukuh tak mau memenuhi permintaanku. Sikapnya ini sempat membuatku kesal.
“Abang takut ketemu Pak Gun, ya?” aku memulai menyinggungnya waktu kami berdua sedang berbaring menjelang waktu tidur.
Bahar menggeleng, “Bukan begitu Mas. Kehadiranku di mess nanti pasti akan bikin kaget dia, dan ini bisa membuat suasana jadi tak enak”
Bahar menyebut Pak Gun dengan sebutan ‘dia’. Seperti ada rasa antipati. Alasan yang dikemukakan Bahar pun rasanya juga terlalu berlebihan. Sebab sejauh yang kukenal, Pak Gun orangnya cukup toleran dan pengertian.
Kedatangan Bahar ke Manado kemarin memang mendadak. Demikian juga kepergian kami ke kebun ini. Dan Pak Gun belum tahu itu semua. Aku memang tak selalu pamit bila meninggalkan mess, kecuali untuk urusan yang penting. Apalagi pikiranku waktu itu lebih banyak terpusat pada kehadiran Bahar yang mendadak, jadi tak sempat pamitan dengan orang mess.
“Abang terlalu berlebihan..” kataku setengah menggumam. “.. Sebenarnya, ada apa sih, Bang?” lanjutku ingin mendapatkan jawaban yang lebih jelas dan tegas.
Bahar terhenyak mendengar intonasi kalimat terakhirku yang sengaja kubuat serius. Matanya menatapku, seperti menyimak sesuatu.
“Kenapa?” tanyaku membalas tatapannya itu.
Artikel Terkait
Bahar menarik nafas sebentar, “Ehmmhh..,” ia mendesah sebentar, lalu, “.. Saya hanya risih saja dengan orang-orang di mess nanti..”
“Terutama risih dengan Pak Gun, kan?” sahutku menambahi. Dan Bahar diam tak menyahut.
Selama ini aku dan Bahar memang, dan tentu saja, menjaga kerahasiaan hubungan kami. Barangkali Bahar merasa risih, karena di mess sudah ada orang yang telah mengetahui hubungan kami, meskipun orang itu-Pak Gun-tak ada bedanya dengan kami berdua. Jadi kenapa harus risih?
Hingga menjelang tidur, Bahar tetap tak memberikan jawaban apakah ia jadi mau mampir ke mess atau tidak. Lanjut baca!

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...